VISI : "DISIPLIN, UNGGUL DALAM BIDANG AKADEMIK, BERPRESTASI DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER, BERDAYA SAING, BERBUDAYA, BERBUDI PEKERTI LUHUR DAN BERAKHLAK MULIA."
Banner
Bioun SMA OnlineSnmptnE-RaporPipPmpDapodikKemdikbud
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 12327
Pengunjung : 4477
Hari ini : 2
Hits hari ini : 12
Member Online : 0
IP : 3.94.202.172
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

   
Agenda
28 February 2020
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
1
2
3
4
5
6
7

Keringat berlebih (Hyperhidrosis), bahaya ga yaa?

Tanggal : 18-12-2019 00:54, dibaca 21 kali.

Berkeringat merupakan hal yang normal dan  itu menunjukkan tubuh dalam keadaan sehat, karena berkeringat menunjukkan metabolisme tubuh dalam keadaan baik. Meski berkeringat itu sehat, namun berkeringat terlalu banyak atau berlebih) merupakan pertanda masalah kesehatan.

Manfaat Keringat
1. Menjaga suhu tubuh
Keringat bermanfaat bagi tubuh karena membantu mendinginkan panas tubuh. Ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan uap dan menjaga suhu nyaman. seperti saat panas terik, makan yang panas-panas, atau pedas tubuh akan berkeringat.

2. Membersihkan pori kulit
Dengan berkeringat pori-pori terbuka maka kerentanan akan masalah kulit dapat berkurang.

3. Membantu menurunkan berat badan
Berkeringat karena latihan, artinya benar-benar membakar kalori dan meningkatkan metabolisme.

Bagaimana mengetahui hyperhidrosis?

Normalnya keringat keluar ketika tubuh merasa kepanasan, atau kelelahan setelah melakukan aktifitas fisik, memakan makanan pedas, atau pada saat emosi seperti marah, malu, takut, cemas atau grogi. Jika keringat keluar tanpa pemicu yang jelas seperti ada rasa kepanasan sebelumnya atau tanpa suatu aktivitas fisik, sedang duduk diam atau tidur dalam ruangan yang dingin. itu artinya keringat keluar berlebihan.

Apakah hyperhidrosis berbahaya?

Pada dasarnya hyperhidrosis tidak mengancam jiwa namun, jika tidak ditangani dengan baik dapat mengalami infeksi jamur, kelainan kulit, bau badan dan efek emosional. Segera lakukan upaya pengendalian dan konsultasikan dengan dokter jika merasakan kondisi tersebut sudah mengganggu aktivitas, seperti:

  1. Merasa bahwa harus menghindari kontak fisik dengan orang lain, seperti berjabat tangan
  2. Merasa terlalu khawatir akan keringat setiap saat
  3. Memilih menarik diri dari kegiatan olahraga dan belajar
  4. Mengganggu pekerjaan seperti tidak bisa menulis atau mengetik
  5. Terlalu sering berganti pakaian atau mandi
  6. Menarik diri dari lingkungan social
  7. Mulai stres, malu, dan tidak percaya diri.

Kapan hyperhidrosis harus diwaspadai?

Banyak orang yang mengabaikan hyperhidrosis dan belum menyadari bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kesehatan. Hyperhidrosis harus diwaspadai jika:

  1. Mulai menyebabkan iritasi pada kulit ketiak, bisul diketiak, ketiak hitam.
  2. Hanya terjadi pada satu bagian tubuh misalnya pada lipatan paha sebelah kanan.
  3. Seluruh bagian tubuh berkeringat.
  4. Disertai penurunan berst badan.
  5. Terbangun dari tidur di malam hari dengan kondisi tubuh basah oleh keringat.
  6. Disertai insomnia,kelelahan, batuk, haus atau sering buang air kecil.
  1. Disertai dengan demam, nyeri pada dada, kesulitan bernapas dan jantung berdebar
  2. Dada terasa tertekan saat berkeringat
  3. Gangguan saat waktu tidur

Ada dua jenis  hyperhidrosis, yaitu hyperhidrosis focal primer atau keringat di bagian tertentu, dan secondary generalized hyperhidrosis atau keringat berlebih di seluruh tubuh.

  1. Primary Focal Hyperhidrosis (Hiperhidrosis local/primer)

Kondisi ini terjadi  ketika keringat berlebih hanya pada suatu area tubuh seperti telapak tangan, telapak kaki, lipat paha, ketiak, atau hanya kepala dan wajah. Umumnya mulai terjadi pada usia remaja. Diperkirakan, kondisi ini terjadi karena disregulasi saraf autonom, regenerasi saraf simpatetik yang abnormal atau distribusi abnormal kelenjar ekrin dan merupakan penyakit turunan atau genetik.

  1. Secondary Generalized Hyperhidrosis (Hiperhidrosis umum/sekunder)

Keringat berlebih jenis ini terjadi pada seluruh bagian tubuh, dan biasanya terjadi pada malam hari. Kondisi ini dapat disebabkan oleh adanya penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, gangguan tiroid, penyakit Parkinson, penyakit infeksi (TB, malaria, HIV/AIDS) Diabetes, gangguan saraf,  stroke, kanker (limfoma dan leukimia), kehamilan dan mengkonsumsi suplemen/obat-obatan  tertentu.

 

Bagaimana cara mengatasi hyperhidrosis?

Penanganan awal untuk hyperhidrosis primer adalah dengan melakukan perubahan perilaku dan gaya hidup disertai pemberian antiperspirant. Beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dianjurkan adalah berikut:

  1. Hindari konsumsi produk yang dapat membuat Anda berkeringat seperti makanan pedas dan alkohol.
  2. Penggunaan rutin antiperspirant.
  3. Hindari pakaian ketat dengan bahan serat buatan seperti nilon.
  4. Menggunakan pakaian berwarna putih atau hitam dapat menyembunyikan bekas keringat.
  5. Menggunakan pelindung ketiak yang dapat menyerap keringat.
  6. Menggunakan kaus kaki yang dapat menyerap keringat, dan menggantinya setiap hari.
  7. Sebaiknya pakailah sepatu kulit, dan gunakan sepatu yang berbeda setiap harinya
  8. Jika hiperhidrosis dipicu oleh kecemasan, maka berkonsultasi dengan ahli kesehatan jiwa untuk mengatasi kecemasan Anda.

Apabila gejala tidak membaik setelah melakukan hal di atas, segera konsultasikan dengan dokter Anda.  Untuk hyperhidrosis generalized secunder silahkan hubungi dokter. 

Sumber

https://www.alodokter.com/penyakit-serius-ternyata-bisa-jadi-penyebab-keringat-berlebih

https://lifestyle.kompas.com/read/2010/07/16/08123628/keringat.berlebih.normalkah?page=all

https://www.dboenes.com/category/kesehatan/

Ditulis oleh Nurul Hikmah Kelas XII MIPA1
Editor Linda Syofyan



Pengirim : Linda Syofyan
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas

Kembali ke atas